toksoplasmosis / Toxoplasmosis in Indonesian

Gejala toksoplasmosis

Berikut ini menunjukkan toksoplasmosis:
  • pegal-pegal
  • pembengkakan kelenjar getah bening
  • sakit kepala
  • demam
  • kelelahan
  • kebingungan
  • koordinasi yang buruk
  • kejang
  • TBC
  • penglihatan kabur
  • penyakit kuning
Memungkinkan halnya bahwa toksoplasmosis tidak menunjukkan gejala fisik dan masih ada pada pasien.

Get TabletWise Pro

Thousands of Classes to Help You Become a Better You.

Penyebab Umum toksoplasmosis

Berikut ini adalah penyebab toksoplasmosis paling umum:
  • Parasit Toxoplasma gondii

Faktor Resiko untuk toksoplasmosis

Faktor-faktor berikut dapat meningkatkan kecenderungan toksoplasmosis:
  • makan makanan yang tidak dimasak dengan benar
  • paparan kotoran kucing yang terinfeksi
  • HIV
  • obat imunosupresan
  • kehamilan

Pencegahan toksoplasmosis

Ya, memungkinkan halnya untuk mencegah toksoplasmosis. Pencegahan bisa dilakukan sebagai berikut:
  • hindari makan daging mentah atau setengah matang
  • mencuci peralatan dapur sampai bersih
  • jangan minum susu yang tidak dipasteurisasi
  • wanita hamil sebaiknya tidak membersihkan kotak kotoran kucing

Terjadinya toksoplasmosis

Jumlah Kasus

Berikut adalah jumlah kasus toksoplasmosis yang ditemukan di seluruh dunia:
  • Sangat umum> 10 Juta kasus

Kelompok Usia yang Umum

toksoplasmosis bisa terjadi pada usia berapapun.

Jenis Kelamin Umum

toksoplasmosis bisa terjadi pada jenis kelamin apapun.

Uji Lab dan Prosedur untuk Diagnosis toksoplasmosis

Uji lab dan prosedur berikut digunakan untuk mendeteksi toksoplasmosis:
  • Tes darah: Untuk mendeteksi keberadaan antibodi terhadap parasit
  • Amniosentesis: Untuk mendiagnosis bukti toksoplasmosis
  • Pemindaian ultrasonografi: Untuk menentukan apakah bayi Anda memiliki tanda toksoplasmosis tertentu
  • Magnetic resonance imaging: Untuk mendiagnosis lesi atau kista di otak Anda
  • Biopsi otak: Untuk mengevaluasi kista toksoplasmosis

Dokter untuk Diagnosis toksoplasmosis

Pasien harus mengunjungi ahli berikut jika mereka memiliki gejala toksoplasmosis:
  • Spesialis penyakit menular
  • Dokter kandungan
  • Perinatologis
  • Ahli neonatologi

Komplikasi toksoplasmosis jika tidak dirawat

Ya, toksoplasmosis menyebabkan komplikasi jika tidak dirawat. Dibawah ini adalah daftar komplikasi dan masalah yang dapat timbul jika toksoplasmosis tidak dirawat:
  • kebutaan
  • radang otak
  • gangguan pendengaran
  • cacat mental

Perawatan sendiri untuk toksoplasmosis

Tindakan perawatan sendiri atau perubahan gaya hidup berikut ini dapat membantu dalam perawatan atau pengaturan toksoplasmosis:
  • Cuci semua buah dan sayuran: Membantu mencegah toksoplasmosis
  • Pakailah sarung tangan saat Anda berkebun atau menangani tanah: Untuk mencegah toksoplasmosis

Pengobatan Alternatif untuk Perawatan toksoplasmosis

Pengobatan dan terapi alternatif berikut ini diketahui membantu perawatan atau pengaturan toksoplasmosis:
  • Gunakan ekstrak piper betle: Menghambat pertumbuhan parasit dan mengobati toksoplasmosis

Waktu Perawatan toksoplasmosis

Walaupun jangka waktu perawatan untuk masing-maisng pasien dapat bervariasi, dibawah ini adalah jangka waktu penyembuhan toksoplasmosis jika dirawat dengan baik dibawah pengawasan ahli:
  • Dalam 1 tahun

Apakah toksoplasmosis Menular?

Ya, toksoplasmosis diketahui menular. Bisa menyebar dengan cara-cara berikut ini:
  • Transfusi darah
  • transplantasi organ yang terinfeksi

Topik-topik yang berkaitan

tanggal update terakhir

Halaman ini terakhir diperbaharui pada 2/04/2019.
Halaman ini memberikan informasi untuk toksoplasmosis.

Topik-topik yang berkaitan

Sign Up