Hiperkalsemia / Hypercalcaemia in Indonesian

Gejala Hiperkalsemia

Berikut ini menunjukkan Hiperkalsemia:
  • haus yang berlebihan
  • sakit perut
  • sering buang air kecil
  • muntah
  • mual
  • sakit tulang
  • sembelit
  • depresi
  • kelemahan otot
  • kelelahan
  • kebingungan
  • kelesuan
  • pingsan
  • jantung berdebar
  • Sakit perut
Memungkinkan halnya bahwa Hiperkalsemia tidak menunjukkan gejala fisik dan masih ada pada pasien.

Get TabletWise Pro

Thousands of Classes to Help You Become a Better You.

Penyebab Umum Hiperkalsemia

Berikut ini adalah penyebab Hiperkalsemia paling umum:
  • terlalu banyak mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D
  • kelenjar paratiroid terlalu aktif
  • Kanker payudara
  • kanker paru-paru
  • hiperkalsemia keluarga
  • dehidrasi parah

Penyebab Lain Hiperkalsemia

Berikut ini adalah penyebab Hiperkalsemia yang lebih tidak umum:
  • obat-obatan tertentu seperti lithium
  • sarkoidosis
  • TBC
  • imobilitas

Faktor Resiko untuk Hiperkalsemia

Faktor-faktor berikut dapat meningkatkan kecenderungan Hiperkalsemia:
  • perempuan
  • usia lebih dari 50 tahun

Pencegahan Hiperkalsemia

Ya, memungkinkan halnya untuk mencegah Hiperkalsemia. Pencegahan bisa dilakukan sebagai berikut:
  • minum banyak cairan
  • mengurangi asupan kalsium dengan makan lebih sedikit produk susu dan makanan tinggi kalsium lainnya
  • Tingkatkan asupan garam
  • berjalan dan menjaga kepadatan tulang

Terjadinya Hiperkalsemia

Jumlah Kasus

Berikut adalah jumlah kasus Hiperkalsemia yang ditemukan di seluruh dunia:
  • Biasa antara 1 - 10 Juta kasus

Kelompok Usia yang Umum

Hiperkalsemia bisa terjadi pada usia berapapun.

Jenis Kelamin Umum

Hiperkalsemia bisa terjadi pada jenis kelamin apapun.

Uji Lab dan Prosedur untuk Diagnosis Hiperkalsemia

Uji lab dan prosedur berikut digunakan untuk mendeteksi Hiperkalsemia:
  • Tes darah: Untuk melihat tingginya kadar kalsium darah dan mendeteksi kadar hormon paratiroid
  • Elektrokardiografi (EKG): Untuk mendiagnosis irama jantung abnormal

Dokter untuk Diagnosis Hiperkalsemia

Pasien harus mengunjungi ahli berikut jika mereka memiliki gejala Hiperkalsemia:
  • Ahli endokrinologi

Komplikasi Hiperkalsemia jika tidak dirawat

Ya, Hiperkalsemia menyebabkan komplikasi jika tidak dirawat. Dibawah ini adalah daftar komplikasi dan masalah yang dapat timbul jika Hiperkalsemia tidak dirawat:
  • batu ginjal
  • osteoporosis
  • kebingungan
  • gagal ginjal
  • koma
  • demensia
  • irama jantung abnormal

Prosedur Perawatan Hiperkalsemia

Prosedur berikut ini digunakan untuk merawat Hiperkalsemia:
  • Pembedahan: Untuk menghilangkan jaringan yang menyebabkan masalah

Perawatan sendiri untuk Hiperkalsemia

Tindakan perawatan sendiri atau perubahan gaya hidup berikut ini dapat membantu dalam perawatan atau pengaturan Hiperkalsemia:
  • Minum banyak cairan: Membantu mencegah pembentukan batu ginjal dan dehidrasi
  • Kurangi asupan kalsium: Makan lebih sedikit produk susu dan makanan tinggi kalsium lainnya, membantu mencegah hiperkalsemia

Dukungan Pasien untuk Perawatan Hiperkalsemia

Tindakan berikut dapat membantu pasien Hiperkalsemia:
  • Perawatan paliatif: Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan tentang gejala atau efek samping dari penyakit, berikan bantuan dari kondisinya

Waktu Perawatan Hiperkalsemia

Walaupun jangka waktu perawatan untuk masing-maisng pasien dapat bervariasi, dibawah ini adalah jangka waktu penyembuhan Hiperkalsemia jika dirawat dengan baik dibawah pengawasan ahli:
  • Dalam 3 - 6 bulan

Topik-topik yang berkaitan

tanggal update terakhir

Halaman ini terakhir diperbaharui pada 2/04/2019.
Halaman ini memberikan informasi untuk Hiperkalsemia.

Topik-topik yang berkaitan


Sign Up



Bagikan

Share with friends, get 20% off
Invite your friends to TabletWise learning marketplace. For each purchase they make, you get 20% off (upto $10) on your next purchase.